Lintasasia.id -Wakil Sekretaris Jenderal PDI-P, Adian Napitupulu, menegaskan bahwa kabar mengenai PDI-P yang akan mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2024 masih sebatas isu.
Hingga saat ini, PDI-P belum mengambil keputusan terkait calon yang akan diusung untuk Pilkada Jakarta.
Kabar yang beredar sebelumnya menyebut bahwa PDI-P akan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon gubernur DKI Jakarta pada hari ini di Kantor DPP PDI-P.
“Kalau soal Anies dan sebagainya, itu kan isunya ya. Tapi kita jangan bicara isu, tapi faktanya sekarang adalah DPP PDI Perjuangan belum memutuskan untuk Jakarta,” tegas Adian.
Meskipun demikian, Adian menjelaskan bahwa PDI-P tidak memiliki hak untuk melarang Anies mengunjungi kantor pusat partai.
“Tapi apakah itu kemudian kita belum memutuskan kita melarang orang bersilaturahmi ke kantor partai kita? Ya enggak boleh, siapa pun mau datang boleh, berdiskusi boleh, berbicara boleh,” ujarnya.
Dalam kunjungannya, Anies dikabarkan bertemu dengan Rano Karno untuk membahas berbagai isu terkait Jakarta.
“Kenapa itu jadi penting? Kita sedang berbicara tentang siapa nanti yang mengelola sebuah wilayah dengan anggaran Rp 90 triliun per tahun. Kita mau yang kelola anggaran itu benar-benar bisa mempertangungjawabkan sehingga kita tidak sekadar melihat elektabilitas,” tambahnya.
Lebih lanjut, Adian menekankan bahwa PDI-P lebih fokus pada gagasan calon dalam mengelola daerah, termasuk bagaimana anggaran daerah akan dialokasikan untuk pendidikan, kesehatan, dan lapangan kerja.
“PDI Perjuangan lebih suka bicara soal itu. Sekarang ini problemnya adalah masalah-masalah yang penting untuk kehidupan rakyat,” tegasnya.
Sebelumnya, muncul dua nama yang diprediksi akan diusung oleh PDI-P dalam Pilkada Jakarta, yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Anies Baswedan. Namun, hingga saat ini, PDI-P belum membuat keputusan final mengenai calon yang akan diusung.
Sementara itu, Anies Baswedan terlihat mengenakan baju batik tenun merah dan berpamitan dengan ibunya, Aliyah Rasyid Baswedan, pada hari yang sama.
Meskipun terdapat klaim bahwa PDI-P kemungkinan akan mengusung Anies bersama Rano Karno, hingga pengumuman calon kepala daerah usai, nama Anies belum disebutkan, dan keputusan PDI-P masih menjadi misteri.






