Lintasasia.id – Selain menyoroti peran keluarga, DPRD Kota Samarinda juga menekankan perlunya upaya serius dari pemerintah dan media massa dalam mengatasi meningkatnya kasus bunuh diri. Survei mendalam terkait faktor pemicu dinilai penting agar langkah penanganan bisa lebih tepat sasaran.
Sri Puji Astuti, Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, mendorong Pemkot segera memetakan penyebab utama kasus bunuh diri yang belakangan melonjak. Faktor yang kerap muncul, kata dia, antara lain persoalan ekonomi, konflik personal, hingga kehilangan pekerjaan.
Selain itu, media massa dinilai memiliki posisi strategis dalam meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan mental. Melalui pemberitaan yang menghadirkan analisis para ahli, publik bisa memperoleh pemahaman lebih luas tentang persoalan psikologis yang dialami banyak orang.
“Media bisa menyajikan analisis psikolog, akademisi, dan praktisi agar publik memiliki pemahaman komprehensif,” tegasnya.
Sebagai solusi konkret, Puji juga mengusulkan agar pemerintah memperluas akses konseling dengan menggandeng lembaga sosial maupun yayasan yang bergerak di bidang kesehatan mental dan pengasuhan.
“Pemerintah bisa bermitra dengan yayasan atau lembaga parenting dan kesehatan mental, sehingga warga tahu ke mana harus mencari bantuan,” pungkasnya.






