Diduga Hilang Kendali Saat Turunan, Motor Hantam Belakang Truk di Gunung Tangga, Satu Tewas Satu Kritis

lintasasia.id – Jalur poros Samarinda–Bontang kembali memakan korban jiwa. Sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi di kawasan turunan Gunung Tangga, Jalan Poros Samarinda–Bontang, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda Utara, Minggu (1/3/2026) sekitar pukul 00.30 Wita. Insiden tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan satu lainnya dalam kondisi kritis.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Adi Saputra. Ia dinyatakan tewas di lokasi kejadian akibat luka parah yang diderita setelah sepeda motor yang dikendarainya menghantam bagian belakang sebuah truk. Sementara itu, penumpangnya, Candra Adi Santoso, mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan intensif dalam kondisi kritis setelah terpental saat benturan terjadi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula ketika truk R6 Mitsubishi warna kuning dengan nomor polisi KH-8513-LN yang dikemudikan Kiki Agus Priadi melaju dari arah Bontang menuju Samarinda.

Saat memasuki turunan panjang Gunung Tangga Talang Sari yang dikenal memiliki kontur curam dan berkelok, sepeda motor Honda warna hitam dengan nomor polisi KT-2847-BS yang dikendarai korban datang dari arah belakang.

Diduga, saat melintasi jalur menurun tersebut, sepeda motor kehilangan kendali. Kendaraan roda dua itu kemudian menghantam sisi belakang kanan truk. Benturan keras tak terhindarkan. Pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh ke badan jalan, sementara kendaraan mereka mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan.

Suara dentuman keras yang terdengar di tengah keheningan dini hari membuat sejumlah warga sekitar dan pengguna jalan lainnya menghentikan kendaraan untuk memberikan pertolongan awal sebelum petugas tiba di lokasi.

Kanit Gakkum Satlantas Polresta Samarinda, Iptu Jevier Syukur, membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti insiden maut itu.

“Pengendara motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Untuk penumpangnya dalam kondisi kritis dan sudah dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” ujar Jevier.

Menurut dugaan sementara, kecelakaan terjadi karena pengendara motor tidak mampu mengendalikan kendaraan saat melintasi turunan panjang tersebut.

“Indikasi awal karena kehilangan kendali saat menuruni jalan. Namun kami masih melakukan pendalaman, termasuk pemeriksaan teknis kendaraan dan keterangan saksi,” jelasnya.

Kedua kendaraan yang terlibat telah diamankan sebagai barang bukti. Polisi juga tengah mengumpulkan keterangan dari pengemudi truk serta sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.

Jalan Poros Samarinda–Bontang, khususnya di kawasan Gunung Tangga, selama ini dikenal sebagai salah satu titik rawan kecelakaan lalu lintas. Kontur jalan yang menurun panjang serta kondisi lalu lintas kendaraan berat yang cukup padat kerap menjadi faktor risiko, terutama pada malam hingga dini hari.

Kawasan tersebut telah beberapa kali menjadi lokasi kecelakaan dengan korban luka maupun meninggal dunia. Faktor kecepatan, kondisi pengereman, hingga minimnya penerangan di beberapa titik menjadi perhatian aparat.

Satlantas Polresta Samarinda kembali mengingatkan para pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur tersebut, khususnya bagi pengendara roda dua.

“Kami mengimbau agar pengendara memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik, terutama sistem pengereman. Selain itu, sesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan dan jangan memaksakan diri jika merasa lelah,” pungkasnya. (SIK)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *