Lintasasia.id Samarinda – Program makan siang gratis yang saat ini sedang diuji coba di Kota Samarinda mendapat dukungan penuh dari DPRD Samarinda.
Wakil Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Astuti, menyatakan keyakinannya bahwa program ini memiliki potensi besar untuk berhasil dalam jangka panjang.
Dalam pelaksanaannya, terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan, salah satunya adalah kesiapan sarana dan prasarana, termasuk dapur yang akan digunakan untuk menyiapkan makanan bagi ribuan siswa.
“Saat ini telah disiapkan sembilan dapur, tetapi jumlah ini masih perlu ditambah mengingat banyaknya jumlah siswa yang akan menerima manfaat dari program ini,” ujarnya pada Jumat (31/1/2025).
Selain infrastruktur, ketersediaan bahan makanan yang cukup dan berkualitas juga menjadi faktor krusial.
“Kita harus memastikan bahwa bahan makanan yang digunakan dalam program ini memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para siswa,” tambahnya.
Terkait dengan pendanaan, Sri Puji Astuti menegaskan bahwa DPRD Samarinda siap memberikan dukungan penuh.
“Meskipun mekanisme pembiayaannya masih dalam tahap finalisasi, kami berkomitmen untuk mengalokasikan anggaran yang dibutuhkan demi kelancaran program ini,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan orang tua.
“Meskipun sudah ada program makan siang gratis, orang tua tetap harus memberikan perhatian terhadap asupan gizi anak-anak mereka agar kebutuhan nutrisi harian tetap terpenuhi,” imbuhnya.
DPRD Samarinda berharap program ini dapat berjalan dengan baik dan mencapai tujuan utamanya, yaitu meningkatkan kualitas gizi anak-anak sekolah serta membantu menekan angka stunting dan kemiskinan.
“Dengan sinergi dari berbagai pihak, diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif bagi generasi muda di masa mendatang,” tutupnya.





