Pekerja Proyek Teras Samarinda Tuntut Gaji yang Belum Dibayar, Kontraktor Dipertanyakan

lintasasia.id-Puluhan pekerja yang terlibat dalam proyek ini mengaku belum menerima gaji mereka sejak 2024, dengan total tunggakan mencapai sekitar Rp500 juta.

Masalah semakin rumit setelah muncul dugaan kejanggalan terkait kontraktor yang mengerjakan proyek ini, yakni PT Samudra Anugrah Indah Permai.

Hasil penelusuran melalui Google Maps menunjukkan bahwa salah satu alamat yang diklaim sebagai kantor perusahaan tersebut justru merujuk ke sebuah warung sate.

Sementara itu, alamat lain yang tercantum di situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), yakni di Jalan Pahlawan Revolusi No. 24, Pondok Bambu, Jakarta Timur, juga tidak menunjukkan keberadaan kantor perusahaan tersebut.

Pekerja berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk menyelesaikan persoalan ini dan memastikan hak mereka dibayarkan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *